30 August 2013

Pikirkan Dan Syukurilah !

Ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda. Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki. (Jika kamu menghitung nikmat Anllah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya.) (QS. Ibrahim:34)

Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah Anda memilki, dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan tetapi tak pernah mengetahuinya. (Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir batin) (QS. Luqman:20) Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan, dan dua kaki. (Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?) (QS. Arrahman:13)

Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, sedang kaki acap kali menjadi bengkak bila digunakan jalan terus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah?

Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika sanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena sakit yang mengganggunya? Pernahkan Anda merasa nista manakala dapat menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang di sekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?

Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya Allah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali mata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas dari penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak Anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan. Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan Emas sebesar gunung Uhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? Apakah Anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda hingga Anda bisu? Maukan Anda menukar kedua tangan Anda dengan untaian mutiara, sementara tangan Anda buntung?

Begitulah sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempurnaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa resah, suntuk, dan gelisah meskipun Anda masih mempunyai nasi hangat untuk di santap, air segar untuk di teguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.

Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Anda pun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagiaan, karunia, kenikmatan dan lain sebagainya. Maka pikirkanlah semua itu dan kemudian syukurilah! (Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.) (QS. Adz-Dzariyat:21)

Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Dan janganlah termasuk golongan (Mereka mengetahui nikmat Allah, Kemudian mereka mengingkarinya.) (QS. AN-Nahl:83)

Karena pembelajaran bertambahlah ilmu, karena dzikir bertambahlah kecintaan, dan karena tafakur bertambahlah ketakutan.

Wallahu a’lam

1 comment:

  1. Assalamualaikum wr wb.

    Semua nikmat pada diri kita
    Adalah anugerah ALLAH yg Maha Kuasa
    Tak ternilai dg emas permata
    Bahkan seisi dunia
    Cukup dg mensyukurinya
    Kita akan bahagia
    Dan merasa dunia jadi milik kita

    ReplyDelete